Jumat, 16 April 2021

Resume Topologi Jaringan Beserta Kelebihan & Kekurangan

Universitas Nusa Mandiri
******************************************************************************************
Nama            : Ayu Retno Andini
Nim               : 11190058
Kelas            : 11.4B.06
Mata Kuliah  : Jaringan Komputer 
**************************************************************************************************************


Pengertian Topologi Jaringan


   


Topologi jaringan adalah suatu cara untuk membuat sejumlah komputer saling berhubungan satu sama lain, baik menggunakan kabel maupun yang nirkabel. Biasanya, tujuan topologi jaringan adalah demi kemudahan pertukaran informasi.Topologi jaringan sering kali dipakai suatu perusahaan, lembaga, atau pun badan institusi agar antaranggota bisa saling melakukan komunikasi dengan cepat dan aman.


Macam-Macam Topologi Jaringan


Metode untuk membuat topologi jaringan memiliki banyak variasi, tergantung pada pilihan dan kebutuhan penggunanya. Masing-masing metode memiliki kekurangan dan kelebihan. Berikut ini adalah macam-macam topologi jaringan.

1. Topologi Jaringan Ring



    Ini adalah metode topologi jaringan yang banyak digunakan di perusahaan. Sesuai dengan namanya, metode ini menghubungkan antarkomputer dengan cara membentuk rangkaian seperti sebuah lingkaran.Untuk membuat jaringan berbentuk lingkaran tertutup seperti sebuah cincin, setiap komputer perlu dihubungkan secara seri satu sama lain. Sistem topologi jaringan berbentuk ring dibuat untuk bisa saling berinteraksi dalam keadaan dekat atau jauh.

    Ciri khusus topologi ring adalah menggunakan kabel tipe UTP dan Patch Cable membentuk jaringan menyerupai lingkaran sederhana yang terdiri dari beberapa node disusun secara seri.  Pergerakan data berjalan satu arah sehingga tidak ada kemungkinan untuk bertabrakan.

Cara kerja topologi jaringan ring dijelaskan sebagai berikut.

  1. Setiap node pada sentral memiliki penguat sinyal di kedua sisinya. Sehingga, setiap perangkat saling bekerja sama untuk menguatkan sinyal. Alat bernama token akan membantu saat proses penerimaan dan penerusan sinyal.
  2. Token juga berfungsi sebagai pengantar data jika dibutuhkan oleh suatu node.

Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan berbentuk ring.

  1. Mudah untuk dirancang.
  2. Untuk level rangkaian sederhana, topologi ring termasuk lebih bagus daripada pilihan lain seperti topologi jaringan bus.
  3. Mudah untuk melakukan instalasi baru.
  4. Penggunaan kabel yang hemat.
  5. Kecepatan aliran data lebih tinggi. 
  6. Tidak memiliki risiko collision karena aliran data berjalan dengan satu arah.

Sedangkan berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan berbentuk ring.

  1. Jika ada kerusakan di satu sisi, keseluruhan sistem akan terganggu.
  2. Kecepatan aliran data tergantung dari banyaknya jumlah node di dalam jaringan. Jadi, tipe topologi ini tidak cocok digunakan untuk sistem yang memiliki banyak jaringan.
  3. Sinyal semakin lemah jika node yang dituju jaraknya cukup jauh.
  4. Proses untuk menambah atau mengurangi perangkat jaringan memengaruhi keseluruhan sistem.

2. Topologi Jaringan Bus



    Topologi bus merupakan tpologi yang sederhana. Dimana, biasanya topologi yang satu ini digunakan pada instalasi basis kabel coaxial. Kabel tersebut digunakan sepanjang konektor serta node client. Jenis dari konektor yang dipakai ialah, TBNC, terminator, dan BNC.

Kelebihan:

  1. Biaya instalasi murah karena kabel sedikit.
  2. Sangat mudah dalam proses instalasi.
  3. Mudah dalam menambahkan client serta workstation baru.

Kekurangan:

  1. Proses pengiriman serta penerimaan dirasa kurang efisien.
  2. Topologi bus sulit untuk dikembangkan.
  3. Sering terjadi tabrakan data yang satu dengan yang lainnya.

3. Topologi Jaringan Star



  Topologi jaringan berbentuk star atau bintang adalah jaringan dari beberapa komputer yang memiliki koneksi dengan node yang berada di jaringan pusat. Jadi, masing-masing perangkat memiliki koneksi dengan node yang berada di tengah sistem jaringan.    
    Ciri-ciri topologi jaringan star adalah setiap node terkoneksi langsung dengan server pusat, aliran data mengalir dari node kemudian ke server pusat lalu diarahkan ke node yang dituju. Jika ada kerusakan pada salah satu node, keseluruhan jaringan akan tetap baik-baik saja.Topologi jaringan star juga bisa dirakit dengan kabel lower karena hanya melayani satu lalu lintas, yakni ke arah pusat server. Seringnya, tipe kabel yang dipakai adalah UPT dengan konektor RJ 45.
    Cara kerja topologi jaringan star adalah dengan merancang beberapa jaringan komputer untuk terkoneksi dengan pusat yang disebut hub atau switch. Kemudian, jaringan yang berada di pusat akan menjadi semacam server sentral. 

Berikut ini adalah kelebihan sistem topologi jaringan star.

  1. Mudah untuk dirancang.
  2. Memiliki fleksibilitas yang tinggi karena proses penambahan atau pengurangan jaringan komputer tidak akan mengganggu arus informasi.
  3. Lebih mudah untuk menemukan sumber permasalahan jika terdapat gangguan di salah satu node.

Sedangkan, berikut ini adalah kekurangan sistem topologi jaringan star.

  1. Perangkat pusat menjadi penentu utama keberlangsungan seluruh sistem. Sehingga, kerusakan jaringan pusat akan menyebabkan keseluruhan sistem komunikasi menjadi terhambat.
  2. Biaya yang dikeluarkan untuk membangun jaringan instalasi jenis ini cukup tinggi karena membutuhkan banyak kabel. Setiap satu jaringan komputer dihubungkan langsung menuju server pusat dan membutuhkan server dengan performa tinggi.


4. Topologi Jaringan Tree



    Topologi jaringan berbentuk tree (pohon) merupakan bentuk gabungan dari sistem topologi bus dan star, di mana jaringan topologi bus menjadi konektor utama beberapa topologi star. Jika diibaratkan dengan bentuk seperti pohon, topologi bus adalah batang utama yang menghubungkan beberapa topologi star sebagai rantingnya. 
    Topologi tree sangat cocok untuk dipakai membangun jaringan yang terdiri dari banyak komputer. Karena bentuk jaringannya yang serupa dengan pohon, topologi jaringan jenis ini juga bisa disebut dengan topologi bertingkat.
    Ciri-ciri topologi jaringan tree adalah memiliki kabel utama sebagai penghubung beberapa hub di jaringan star, memiliki tingkatan atau hierarki, komunikasi dalam jaringan dilakukan melalui hub, dan memiliki hub sebagai server pusat pengatur arus informasi.

Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan tree.

  1. Sesuai dengan kebutuhan jaringan komputer dalam skala besar. 
  2. Pengembangan jaringan dapat dilakukan dengan mudah.
  3. Jika salah satu stasiun sekunder mengalami kerusakan, tidak akan mengganggu keseluruhan sistem.
  4. Arus informasi data dilakukan secara point to point.

Berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan tree.

  1. Seluruh jaringan akan tergantung dengan kabel penghubung utama.
  2. Peran hub cukup penting sehingga jika terjadi kerusakan, akan menyebabkan pengaruh yang besar pada sistem topologi.
  3. Sistem hierarki membuat jaringan yang berada di hierarki bawah menjadi terpengaruh dengan kerusakan sistem yang berada di atasnya.
  4. Perawatan jaringan cukup susah untuk dilakukan.
  5. Biaya yang diperlukan untuk membangun topologi model ini cukup mahal.
  6. Instalasi topologi tree cukup susah untuk dilakukan.
  7. Memiliki kemungkinan besar untuk terjadi collision di kabel utama.


5. Topologi Jaringan Mesh



    Topologi jaringan mesh atau jala adalah sistem topologi di mana koneksi antar komputer saling terhubung secara langsung satu sama lain. Koneksi antarkomputer secara langsung seperti ini disebut dedicated link.
    Pada umumnya, jenis topologi jaringan seperti ini diperuntukkan pada sistem topologi yang memiliki perangkat komputer sedikit. Jaringan topologi mesh dapat meningkatkan kecepatan proses transfer data karena langsung dikirim menuju komputer yang dituju tanpa perantara.
    Ciri-ciri topologi mesh yang paling terlihat adalah menggunakan banyak kabel karena koneksi langsung dihubungkan antarkomputer. Selain itu, topologi mesh biasanya memiliki lebih dari dua port I/O, serta memiliki konfigurasi yang berbeda pada setiap node.

    Cara kerja topologi mesh sangat sederhana karena data yang dikirim langsung menuju node yang ditujukan. Kabel yang saling terhubung antarkomputer membuat arus data informasi berlangsung dengan cepat.

Berikut ini adalah kelebihan topologi mesh.

  1. Dengan dedicated link, data yang ditransfer mengalir lebih cepat ke komputer yang dituju.
  2. Kerusakan salah satu komponen tidak akan memengaruhi komponen jaringan yang lain.
  3. Keamanan data terjamin dibandingkan dengan topologi jenis lainnya.
  4. Mudah mengidentifikasi sumber kerusakan jika terjadi gangguan.

Berikut ini adalah kekurangan sistem topologi mesh:

  1. Menggunakan banyak kabel dan port I/O.
  2. Proses instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
  3. Biaya yang diperlukan menjadi lebih tinggi.

6. Topologi Jaringan Hybrid



Topologi jaringan jenis hybrid merupakan gabungan dari dua atau lebih jenis topologi jaringan yang berbeda. Biasanya, topologi seperti ini digunakan pada perusahaan yang mengambil alih perusahaan lain.

Berikut ini adalah kelebihan topologi hybrid.

  1. Fleksibel dan efisien karena dapat memadukan tipe jaringan topologi yang berbeda tanpa perlu melakukan perombakan.
  2. Tipe jaringan bisa disesuaikan dengan tujuan tertentu.
  3. Kecepatan jaringan cukup stabil. 

Berikut ini adalah kekurangan topologi hybrid.

  1. Biaya pengelolaan dan perawatan menjadi cukup tinggi karena skema topologi gabungan cukup rumit.
  2. Instalasi jaringan cukup susah untuk dibangun.
  3. Jaringan tipe ini membutuhkan perangkat jaringan yang cukup banyak, yaitu hubswitchrouteraccess point, LAN card, dan wireless card.

7. Topologi Jaringan Linear



    Topologi jaringan linear disebut juga topologi runtut. Topologi linear dirangkai dengan urut menggunakan kabel utama yang dihubungkan pada setiap titik yang terdapat dalam komputer. 

    Ciri utama topologi linear adalah memiliki skema yang serupa dengan topologi bus dan menggunakan konektor BNC serta kabel RJ 58.

Berikut ini adalah kelebihan topologi jaringan linear:

  1. Mudah dalam melakukan pengembangan jaringan.
  2. Efisien dalam pemakaian kabel sehingga biaya yang dikeluarkan menjadi rendah. 
  3. Skema jaringan sederhana dan mudah untuk dibangun.
  4. Proses penambahan atau pengurangan terminal tidak mengganggu sistem yang sedang berjalan.

Berikut ini adalah kekurangan topologi jaringan linear.

  1. Potensi untuk terjadi collision cukup tinggi. Karena itulah, topologi jenis ini hanya sesuai untuk jaringan komputer dalam skala kecil.
  2. Keamanan data kurang terjamin.
  3. Jika ada penambahan jumlah pengguna, proses transfer data akan menjadi lamban.
  4. Wajib menggunakan perangkat tambahan seperti repeater untuk koneksi jarak jauh dan terminator.
  5. Ada batasan maksimal jumlah node yang bisa tersambung dalam satu sistem topologi.
  6. Rusaknya kabel penghubung utama akan membuat keseluruhan sistem akan rusak.
  7. Sulit untuk mendeteksi kerusakan jika terjadi masalah.

8. Topologi Jaringan Peer To Peer


    Jaringan peer to peer atau biasa disingkat P2P juga sering disebut "Workspace" adalah salah satu jenis jaringan komputer berdasarkan klasifikasi dari cara proses dan pendistribusian datanya yang semua komputer atau stationnya menjadi client sekaligus server dan dapat berbagi data. Karena pada awal pengembangannya jenis jaringan komputer ini memang memiliki fungsi utama untuk mempermudah berbagi source data.

Kelebihan jaringan komputer jenis Peer to Peer:

  1. Biaya yang dibutuhkan untuk membangun sistem lebih murah ketimbang jenis client server
  2. Tidak memerlukan perangkat keras pendukung yang terlalu banyak seperti Switch dan HUB
  3. Tidak memerlukan administrator layaknya jenis jaringan client server
  4. Tidak memerlukan perangkat lunak atau sistem operasi khusus
  5. Semua komputer memiliki hak akses yang sama karena semua komputer bisa berperan sebagai server.
Kekurangan jaringan komputer jenis Peer to Peer:
  1. Kurang optimal jika digunakan untuk instalasi komputer dengan jumlah komputer yang banyak. Misalnya instalasi di suatu ruangan yang memiliki komputer berjumlah >20 komputer 
  2. Sistem keamanan lebih rentan karena keamanannya ada di tangan masing-masing pengguna
  3. Setiap user yang menggunakan komputer harus memiliki kemampuan administratif di komputer
  4. Backup data dilakukan oleh setiap pengguna
  5. Semakin banyak file yang dibagikan akan semakin membebani sistem.

Selasa, 06 April 2021

Jaringan Komputer

  Pengertian Jaringan Komputer




    Jaringan komputer ialah merupakan sebuah sistem yang tersusun atas 2 komputer, bahkan bisa saling terhubung lewat media komunikasi atau media transmisi. Sehingga, keduanya ataupun semuanya bisa saling berbagi aplikasi, data, dan berbagi hardware komputer. Istilah dari jaringan komputer itu juga bisa diartikan menjadi kumpulan dari beberapa terminal komunikasi.    

    Entah itu dari 2 komputer atau bahkan lebih yang sama-sama terhubung. Tujuan dibuatnya jaringan komputer adalah supaya data informasi yang dibawa transmitter sebagai pengirim, bisa sampai ke pihak penerima dengan tepat dan akurat tanpa kesalahan apapun. Jaringan komputer inilah yang nantinya akan memungkinkan pengguna bisa berkomunikasi dengan yang lain dengan mudah dan praktis.

    Disamping itu, peran dari jaringan komputer itu dibutuhkan sekali supaya dapat melakukan integrasi data diantara komputer client. Dengan begitu, didapatkanlah data yang relevan. Untuk membuat jaringan komputer ini, maka router dan switcs memakai beberapa protokol dan algoritma. Sehingga, keduanya bisa bertukar informasi dan bisa membawa data yang diinginkan menuju ke titik akhir.

    Setiap titik akhir itu sendiri terkadang dikatakan sebagai host. Bagian ini biasanya punya tanda pengenal yang unik dan biasanya berupa alamat media access control atau alamat IP. Alamat ini nanti bisa digunakan sebagai petunjuk sumber atau sebagai tujuan transmisinya. Sedangkan dibagian endpoint itu nanti bisa meliputi server, telepon, komputer pribadi, dan beberapa hardware jaringan.


 Fungsi Jaringan Komputer

Pengertian jaringan komputer itu peranannya penting sekali untuk individu dan lembaga perusahaan. Karena fungsinya sendiri memang efektif untuk melindungi data penting. Dengan begitu, resiko kehilangan data itu bisa diminimalisir lebih tinggi. Disamping itu, jaringan ini juga dapat memastikan agar semua data penting tidak sampai hilang saat didistribusikan ke perangkat yang lain. Kemudian untuk informasi lebih lengkapnya ada dibawah ini!

  1. Jaringan komputer bisa berfungsi untuk meningkatkan transfer data. Proses transfer data biasanya lebih cepat daripada menggunakan media lainnya. Kegiatan berbagi data dengan jaringan komputer ini tentunya akan mempermudah user untuk mendapatkan informasi tanpa berlama-lama. Tak heran, selain untuk mengamankan data, jaringan komputer juga sering digunakan untuk proses transfer data.
  2. Dengan jaringan komputer, maka segala informasi bisa lebih terjaga. Jadi, selain bisa digunakan untuk mengamankan data supaya tidak hilang. Ternyata jaringan komputer juga bisa berguna untuk membuat data penting selalu up to date dan valid. Penjagaan informasi yang dilakukannya ini bisa berupa pemberian batasan akses saat data sedang diproses.

Jenis Jaringan Komputer Berdasarkan Area

Pengelompokan jaringan komputer berdasarkan areanya ini bisa dilihat dari segi luas jangkauan yang bisa dilayani oleh jaringan komputer. Karena jaringan komputer memiliki 4 jenis jaringan, yaitu Personal Area Network, Local Area Network, Metropolitan Area Network dan Wide Area Network. Lebih lengkapnya akan dijelaskan keseluruhan berikut ini!
        

1.Personal Area Network (PAN) 



    
PAN atau bisa disebut Personal Area Network. Ini adalah jaringan komputer yang digunakan untuk komunikasi antara komputer dengan perangkat lain (termasuk telepon dan asisten pribadi digital) yang dekat dengan satu orang. Perangkatnya bisa merupakan milik atau bukan milik orang tersebut.    
Jangkauan dari PAN ini biasanya antara 4 – 10 meter saja. Personal Area Network (PAN) dapat digunakan untuk komunikasi antara perangkat pribadi mereka sendiri (intrapersonal communication), atau untuk menghubungkan ke tingkat yang lebih tinggi dan jaringan Internet (an uplink).

Penghubung dalam jaringan PAN :

  • Bluetooth
  • Infrared
  • Wireless
  • Gelombang Radio 

Perangkat yang dapat dihubungkan pada jaringan PAN

  • Telepon atau Handphone
  • Televisi
  • Komputer/Laptop
  • Internet
  • AC
  • Printer
  • Dan lain sebagainya

Kegunaan Personal Area Network (PAN)

  • Menghubungkan perangkat-perangkat computer
  • Sebagai media komunikasi antara perangkat sendiri (komunikasi personal)
  • Transfer data antara perangkat pribadi. 
  • Dan lain sebagainya

Contoh Penggunaan Jaringan Personal Area Network (PAN)

  • Menghubungkan Smartphone dengan Laptop menggunakan Bluetooth.
  • Menghubungkan mouse dengan Laptop menggunakan Bluetooth.
  • Menghubungkan Printer dengan Laptop menggunakan Bluetooth
  • Transfer File dari Smartphone ke Laptop menggunakan Wifi
  • Menghubungkan Printer dengan Laptop menggunakan Wifi
  • Menyalakan AC,TV, dengan Smartphone menggunakan Infrared
  • Dan lain sebagainya

2. Local Area Network (LAN) 

 


    LAN atau bisa disebut Local Area Network merupakan jaringan komputer dengan cakupan jaringan yang wilayahnya kecil seperti jaringan komputer gedung, kampus, kantor, sekolah, di dalam rumah, atau di dalam satu ruangan. Kebanyakan LAN saat ini berbasis teknologi Ieee 802.3.Ethernet dan menggunakan perangkat switch yang memiliki kecepatan transfer data 10, 100, 1000 Mbit/s. Saat ini teknologinya menggunakan 802.11b atau WiFi untuk membuat LAN.Setiap komputer atau node memiliki daya komputasi sendiri. Hal ini tidak sama dengan konsep dump termimal. Tiap komputer juga mampu mengakses sumber daya di LAN sesuai hak akses yang sudah diatur. Sumber daya ini dapat berupa perangkat atau data seperti printer.
    Di Local Area Network (LAN), pengguna juga bisa berkomunikasi dengan pengguna lainnya dengan aplikasi yang sesuai.Salah satu komputer dalam jaringan Local Area Network (LAN) biasanya digunakan sebagai server yang mengatur seluruh sistem di jaringan itu. LAN dapat menghubungkan sebuah perangkat ke internet dengan menggunakan berbagai perangkat jaringan yang cukup sederhana. Seperti hanya dengan menggunakan kabel UTP (Unshielded Twisted-Pair), Hub, Switch, Router, dan lain sebagainya. 

Karakteristik Local Area Network (LAN)

  • Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
  • Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
  • Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi

Alat untuk membangun sebuah jaringan Local Area Network (LAN)

  • Router
  • Switch
  • Ethernet Card
  • Ethernet Cable
  • Modem
  • Peralatan
  • Crimping Tool
  • LAN Tster
  • Gunting
  • Multimeter

3. Metropolitan Area Network (MAN)




    MAN atau bisa disebut Metropolitan Area Network merupakan suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya. Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN.
    Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.
    Untuk bisa membuat sebuah jaringan Metropolitan Area Network (MAN), biasanya akan dibutuhkan operator telekomunikasi yang mana dapat menghubungkan antara jaringan komputer dengan jaringan komputer lainnya.Misalnya, Jaringan Bank antar wilayah agar dapat saling berhubungan dengan antar wilayah yang ada.Jaringan Metropolitan Area Network (MAN) ini mencakup suatu kota atau wilayah yang dibekali dengan kecepatan transfer data yang cukup tinggi. Dapat dikatakan jika jaringan MAN ini merupakan gabungan dari beberapa jaringan Local Area Network (LAN).
    Jaringan Metropolitan Area Network (MAN) ini hanya mempunyai 1 atau 2 kabel namun tidak dilengkapi dengan elemen switching yang dapat berfungsi untuk membuat rancangan menjadi lebih simpel.Kabel tersebut berfungsi untuk mengatur paket daya dengan melalui kabel output. Namun ada alasan utama mengapa Metropolitan Area Network (MAN) dipisahkan sebagai kategori khusus

Karakteristik Metropolitan Area Network (MAN)

Dibawah ini adalah Karakteristik MAN:

  • Meliputi area seluas antara 5-50km.
  • Sebuah MAN (seperti WAN) umumnya tidak dimiliki oleh satu organisasi.
  • MAN sering bertindak sebagai jaringan kecepatan tinggi untuk memungkinkan berbagi sumber daya daerah.
  • MAN berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN. 
  • Hanya memiliki sebuah atau dua buah kabel dan tidak memiliki elemen switching, yang berfungsi untuk mengatur paket melalui beberapa output kabel.
Dapat disimpulkan jika jaringan Metropolitan Area Network (MAN) merupakan jaringan komputer yang mengcover sebuah lingkup wilayah serta merupakan gabungan dari beberapa jaringan LAN. Jaringan MAN ini dapat mudah ditemukan pada bank, mall, sekolah, kantor, pabrik, dan lainnya.

4. Wide Area Network (WAN)



WAN atau bisa disebut Wide Area Network merupakan Jaringan Komputer yang mencakup Area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.

Karakteristik Wide Area Network (WAN)

Dibawah ini adalah karakteristik WAN:

  • Wide Area Network (WAN) digunakan untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang tidak dapat dihubungkan melalui jaringan LAN dan jaringan MAN. Oleh karena itu jaringan Wide Area Network (WAN) ini digunakan untuk menghubungkan jaringan yang sangat luas.
  • Wide Area Network (WAN) memiliki cangkupan area yang sangat luas. Jadi biasanya pada jaringan WAN akan melibatkan Operator telekomunikasi, tujuannya menggunkan operator telokomunikasi yaitu supaya perangkat-perangkat yang ada dalam jaringan WAN dapat saling berkomunikasi satu sama lain.
  • Menggunkan koneksi serial dari berbagai macam jenis untuk dapat mengakses bandwith dalam lokasi yang berjauhan atau luas.
  • Dapat melakukan pertukaran paket data maupun frame antar router atau switch dan jaringan LAN yang sudah dibangun.
  • Bekerja pada layer fisik dan pada layer data link dari layer Open Systems Interconnection (OSI).

Perangkat (Hardware) Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN) menghubungkan beberapa Local Area Network (LAN) melalui jalur komunikasi dari Service Provider. Karena jalur komunikasi tidak bisa langsung dimasukkan ke LAN maka diperlukan beberapa perangkat interface. Perangkat–perangkat tersebut antara lain:

  • Router
  • Channel Service Unit (CSU) / Data Service Unit (DSU)
  • Modem
  • Communication Server

Fungsi dari Jaringan Wide Area Network (WAN)

  1. Menghubungkan jaringan LAN dan jaringan MAN menjadi satu jaringan
  2. Membantu mempercepat proses berbagi data atau sharing file
  3. Untuk mempercepat sekaligus mempermudah arus komunikasi dan informasi
  4. Update data antar perusahaan atau kantor dapat dilakukan setiap saat
  5. Menghemat biaya operasional
  6. Mencegah terjadinya miskomunikasi
  7. Mendukung operasionalitas dari sebuah perusahaan multinasional dan internasional
  8. Sarana menyampaikan informasi jadi lebih mudah, cepat dan efisein
  9. Update data antar perusahaan atau kantor dapat dilakukan setiap saat dengan mudah dan murah

Dapat disimpulkan jika jaringan Wide Area Network (WAN) adalah  jaringan yang mencakup area yang sangat luas yang menjangkau batas provinsi bahkan sampai Negara yang ada di belahan bumi lain bahkan mencakup benua.